![]() |
| Pulau Karantina, Menjadi Pilihan Untuk Sapi Impor |
Dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri, Indonesia membutuhkan pasokan sapi impor. Tetapi, banyak di antara sapi-sapi impor memiliki penyakit.
Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan mengusulkan
agar Kementrian Pertanian membuat pulau karantina untuk sapi-sapi impor.
Di kantor kementrian Perdagangan, Jakarta, Jumat
(3/10/2014), Bayu mengungkapkan, “kami sudah menyarankan agar pemerintah
menggunkan pulau karantina untuk sapi-sapi impor.”
Menurut Bayu, pulau karantina sangat berguna untuk
mengetahui kesehatan sapi-sapi impor tersebut. Dengan demikian, salah satu syarat pulau
karantina harus benar-benar jauh dari akses masyarakat.
Saat ditanya mengenai syarat-syarat yang lain, Bayu
mengaku tidak terlalu mengerti dengan hal itu. Meskipun begitu, ada satu hal
yang wajib dimiliki pulau karantina yaitu tersedianya dermaga yang mampu
menjadi pintu masuk kapal-kapal pengangkut sapi impor.
“Saya bukan ahlinya, tetapi harus jauh dari orang
dan harus ada pelabuhan,” tegasnya.

Menarik sekali ya idenya. Seharusnya memang ada pulau seperti itu. Asal pengembangan pulau itu tidak dikorupsi, tentu bisa berfungsi dengan baik dan menjamin kesehatan sapi-sapi impor.
BalasHapusItulah yang menjadi masalah besar di negara kita, yaitu: korupsi yang merajarela. Andai negara kita tidak ada kata "korupsi" maka negara kita bisa menjadi negara maju, bukan seperti saat ini negara berkembang yang enggak jelas kapan berbuahnya. hehe
BalasHapusBerbuahnya? Memangnya negara kita pohon mangga, Bang? Hahaha
BalasHapusItukan cuma istilah aja, Bang. Hehe
BalasHapus